Rembulan

Jantung menari-nari tak karuan
Geronggang menampang bertalu-talu
Mencoba pongah dihadapannya
Mengikat bunganya dengan hatiku

Sang rembulan menampakkan cahayanya
Karuniaku, apakah juga karuniamu?
Apakah juga karuniaku?
Namun ku tak peduli

Ku coba meratakan jalan yang bergelombang
Menampikkan duri yang menyeruak
Mengukuhkan dagu yang menegak

Raihlah juntaian benangku
Kan kupersembahkan surga untukmu
Dengan hati yang terus mengayuh


                                                                                                ASR Haqqi
                                                                                    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Where Have You Been?

Tantangan Osteoporosis pada Lansia (Lanjut Usia)

Don’t Talk to The Parrot

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Sambel Nih!